GeneralBahan Bangunan

Gereja Ayam: Desain Bangunan Unik Di Film AADC 2

Gereja Ayam: Desain Bangunan Unik Di Film AADC 2

kajico.org – Berlibur ke Yogyakarta dan sekitarnya, tak hanya candi megah atau keraton nan asri yang bisa menjadi tujuan wisata. Ada tempat lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, yakni Gereja Ayam. Sesuai namanya, tempat ini berbentuk menyerupai ayam raksasa lengkap dengan mahkota di bagian kepalanya. Namun, jangan salah sangka, Gereja ini bukanlah gereja sungguhan, melainkan sebuah rumah doa bernama Rumah Doa Bukit Rhema.

Awal Mula Gereja Ayam

Bagian Dalam Gereja Ayam

Dibalik bangunan unik ini terdapat sosok Daniel Alamsjah, seorang pengusaha yang mendapat mimpi untuk membangun sebuah rumah doa di perbukitan terpencil. Mimpi tersebut kemudian diwujudkan pada tahun 1992 dengan diawali pembangunan rumah doa berbentuk merpati. Namun sayangnya, proyek tersebut terhenti di tengah jalan karena berbagai kendala.

Dari Merpati Menjadi Ayam Raksasa

Meski pembangunan MPOCASH sempat terhenti, semangat Daniel tak padam. Ia melanjutkan pembangunan rumah doa tersebut pada tahun 2000 dengan bentuk yang berbeda, yaitu menyerupai ayam. Keputusan ini didasari oleh mimpinya melihat seekor ayam jago yang gagah berani.

Arsitektur yang Unik

 

Gereja Ayam memiliki 7 lantai yang menjulang tinggi. Setiap lantai memiliki fungsi yang berbeda-beda. Ada ruang doa utama, ruang perpustakaan, ruang pembaptisan, hingga balkon yang menyuguhkan pemandangan alam yang indah.

READ  Daftar Harga Rumah Subsidi Untuk Keluarga Muda Tahun 2024

Menjadi Lokasi Syuting AADC 2

Keunikan Gereja Ayam ini kemudian dilirik oleh rumah produksi film “AADC 2” (Ada Apa Dengan Cinta 2) yang dirilis pada tahun 2016. Film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra ini mengambil beberapa scene syuting di Gereja ini. Film tersebut menampilkan adegan Rangga dan Cinta yang berbincang-bincang di balkon Gereja ini dengan latar belakang pemandangan perbukitan yang hijau nan asri.

Berfoto di Bagian Atas Gereja Ayam

Melejit Pasca AADC 2

Pasca film AADC 2 booming, popularitas Gereja Ayam pun ikut melejit. Banyak wisatawan yang penasaran dan tertarik untuk mengunjungi tempat ini untuk melihat langsung bangunan unik tersebut dan berfoto dengan latar belakang Gereja ini.

Kontroversi Nama Gereja Ayam

Meskipun tidak difungsikan sebagai gereja, sebutan Gereja ini telanjur melekat di masyarakat. Hal ini mungkin disebabkan oleh bentuk bangunan yang menyerupai ayam dan adanya kata “gereja” pada nama resminya, Rumah Doa Bukit Rhema. Sebutan Gereja Ayam ini pernah menimbulkan kontroversi di kalangan umat Kristiani.

Lebih dari Sekedar Bangunan Unik

Terlepas dari kontroversi namanya, Gereja Ayam tetap menjadi daya tarik wisata tersendiri. Selain bentuk bangunannya yang unik, suasana hening dan asri di sekitar lokasi membuat pengunjung betah berlama-lama. Pengunjung juga bisa beribadah di ruang doa utama yang memang difungsikan untuk berdoa bagi semua umat beragama.

Akses Menuju Gereja Ayam

Lokasi Gereja Ayam di Jogjakarta

Gereja Ayam terletak di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasinya sekitar 2 kilometer dari Candi Borobudur. Akses menuju Gereja ini cukup mudah dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Tips Berkunjung ke Gereja Ayam

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi Gereja ini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Waktu terbaik berkunjung: Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gereja ini adalah pada pagi hari atau sore hari saat cuaca sedang sejuk.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman: Karena lokasinya yang berada di perbukitan, disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan anti selip.
  • Jaga kebersihan: Sebagai tempat ibadah dan wisata, wajib untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
READ  6 Desain Rumah Anti Banjir Modern Tahun 2024

Simbol Toleransi dan Keunikan Indonesia

Gereja Ayam merupakan bukti keberagaman dan toleransi beragama di Indonesia. Bangunan unik ini menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara dan menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi ketika berlibur di Yogyakarta dan sekitarnya.

Reaksi Penonton

Adegan “Gereja Ayam” mendapat reaksi yang beragam dari penonton. Beberapa menganggapnya sebagai momen puitis yang penuh dengan makna, sementara yang lain mungkin merasa bingung dengan kehadiran struktur yang aneh tersebut. Namun, secara keseluruhan, adegan ini telah menjadi salah satu momen yang paling dikenang dari film AADC 2.

Warisan Budaya

Tidak hanya menjadi bagian dari film yang sangat populer, “Gereja Ayam” juga telah menjadi warisan budaya yang penting dalam perfilman Indonesia. Banyak penggemar film yang masih mengingat dan membicarakan adegan ini hingga saat ini, menunjukkan betapa ikoniknya adegan tersebut dalam sejarah perfilman Indonesia.

Desain Gereja Ayam

Kesimpulan

Adegan “Gereja Ayam” dalam film AADC 2 adalah contoh yang sempurna dari bagaimana sebuah simbolisme sederhana dapat memiliki makna yang mendalam dalam konteks cerita yang lebih luas. Dengan menggambarkan keanehan dan keberanian, adegan ini menempatkan dirinya sebagai salah satu momen yang paling berkesan dan bermakna dalam sinema Indonesia modern.

Ingin Bermain Game Slot Online Terpercaya? Kunjungi Link Berikut :

READ  Rencana Rumah: 2 Proses Seleksi Layanan Arsitektur untuk Merancang Rumah Ideal